Sering kita mendengar tentang teknologi pendidikan, namun deskripsi serta hubungannya dengan pendidikan seperti apa? Mari kita diskusikan bersama pada artikel posting kafeilmu.com ini.
Teknologi Versus Pendidikan
Teknologi pendidikan bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan seiring dengan laju dan berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi. Terkadang berbicara mengenai teknologi yang terbersit dalam pikiran adalah seperangkat komputer, laptop, mobil mewah dll. Seperti suatu hal yang terpisah, pendidikan dalam lingkup sendiri dengan segala kosakata yang ada didalamnya; sekolah, buku, pelajaran, mata kuliah, guru, murid, Disisi lain adalah teknologi dengan seabrek sinonim; mulai dari mesin fax, scanner, komputer, remote controll, televisi, dll.
Menulis adalah sesuatu yang luar biasa. Di sana ada ide, pendapat, keterampilan dan kepekaan seseorang dalam memandang sesuatu. Untuk itu, menulis membutuhkan sebuah ketrampilan tertentu untuk dapat merangkai kata-kata yang menjembatani pikirannya, sehingga pada saatnya seseorang akan menjadi terbiasa dan merasa mudah dengan kegiatan menulis.
Suatu hari ada seorang ibu yang selalu mengeluh tentang semut, ya setiap kali ia meletakan makanan beberapa lama kemudian sudah di kerumuni oleh semut. Kebetulan ibu ini memang senang dan ahli memasak, jadi selalu saja ia berusaha menyajikan masakan-masakan yang lezat bagi keluarga.
Apa lagi bulan ini adalah bulan Puasa, jadi ia lebih semangat lagi untuk menyajikan hidangan-hidangan istimewa bagi keluarganya. Namun ada satu hal yang kerap kali membuatnya kesal dan marah yakni manakala hendak menyantap hidangan puasa selalu saja semut mencicipinya terlebih dahulu.
Ada banyak teori yang bisa diaplikasikan dalam pembelajaran membaca, namun secara umum ada tiga pangkal utama dalam pembelajaran membaca, baik untuk anak-anak yang baru mengenal huruf dan kata, ataupun dewasa yang sedang mempelajari bahasa asing.
Kulit merupakan organ terluas penyusun tubuh manusia yang terletak paling luar dan menutupi seluruh permukaan tubuh. Karena letaknya paling luar, maka kulit yang pertama kali menerima rangsangan seperti rangsangan sentuhan, rasa sakit, maupun pengaruh buruk dari luar. Fungsi kulit antara lain : melindungi permukaan tubuh, memelihara suhu tubuh, dan mengeluarkan kotoran-kotoran tertentu. Kulit juga penting
Dalam bidang pendidikan inteligensi dimanfaatkan untuk mengetahui sejauh mana prestasi belajar yang dapat dicapai oleh individu, untuk penyesuaian dalam sekolah, jurusan, dan perlakuan kepada subjek didik. Dalam penerimaan tes untuk masuk atau melanjutkan pendidikan serta masuk di suatu bidang kerja pun saat ini salah satunya melalui tes inteligensi. Individu dalam menyelesaikan masalah, apakah cepat atau lambat, faktor yang turut menentukan adalah faktor inteligensi dari individu yang bersangkutan. (Walgito, 2010:210)
Dahulu kala, ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat cantik dan gagah. Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu dan menawarkan harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-temannya menyayangkan dan mengejek dia karena tidak menjual kudanya itu.