Dick & Carey (1985: 136) menyatakan bahwa suatu
strategi instruksional menjelaskan komponen-komponen umum dari suatu set bahan
instruksional dan prosedur-prosedur yang akan digunakan bersama bahan-bahan
tersebut untuk menghasilkan hasil belajar tertentu pada peserta didik.
Selanjutnya berdasarkan penjelasan tersebut dan petunjuk Suparman (2004:
208-232), maka pada langkah pengembangan strategi instruksional ini dapat
dirinci sebagai berikut.
Berikut ini merupakan rahasia yang diungkap dari pengalaman blog terbaik. Pertama, kuncinya adalah pada Headline. Headline adalah judul besar dari sebuah hasil karya baik itu berupa iklan, berita, artikel, atau lainnya. Headline merupakan bagian yang paling terlihat oleh para pembaca. Fungsi dari headline adalah menarik minat target pembaca untuk membaca artikel itu sampai tuntas. Oleh karena itu untuk menambah daya tarik pengunjung halaman blog Anda harus dibuat sebagus atau sekontroversial mungkin. Apabila headline blog Anda tidak bagus, pengunjung tidak akan tertarik membaca isi blog Anda.
ANALISIS
KASUS DESAIN INSTRUKSIONAL BAHASA INDONESIA SMP
Oleh: Rahmawati
Dalam analisis kasus untuk desain instruksional ini, produk yang akan
dianalisis adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pelajaran
Bahasa Indonesia kelas IX (sembilan) SMP baik yang sebelum dan sesudah direvisi dalam evaluasi formatif.
Langkah-langkah dalam desain instruksional mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IX (sembilan) SMP mengacu kepada langkah-langkah desain instruksional yang diungkapkan
oleh Suparman (2004) sebagai berikut.
1. Karya Ilmiah Remaja (KIR)
M.A.W.Khairurrijal Tugas Bahasa Indonesia
2. Pengertian Karya Ilmiah
Karya Ilmiah remaja merupakan tulisan berisi ide kreatif siswa yang
disusun secara komprehensi berdasarkan data, dianalisis dan diakhiri
dengan kesimpulan yang relevan Menurut Brotowijoyo karya Ilmiah ialah
karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut
metodologi penulisan yang baik dan benar.
PERBANDINGAN KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI GURU PADA
SATUAN PENDIDIKAN DASAR DI NEGARA KUBA DENGAN NEGARA INDONESIA
Oleh:
Rahmawati
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan nasional Indonesia di abad
ke-21 ini menghadapi tantangan yang berat, yaitu tantangan globalisasi, otonomi
daerah, dan desentralisasi pendidikan untuk mengembangkan pendidikan yang
relevan dengan lingkungan kehidupan warga belajar serta didukung oleh
masyarakatnya. Hasil survei Unesco (2011) tentang peringkat Indeks Pengembangan
Manusia (Human Development Index/HDI)
menunjukkan bahwa peringkat Indonesia di tahun 2011 menempati urutan ke 124
dari 173 negara. Hasil survei yang didasarkan pada mutu pendidikan, kesehatan,
dan ekonomi ini menunjukkan bahwa masih rendahnya mutu sistem pendidikan di
Indonesia.
Beberapa hal ini dapat mengakibatkan gangguan reproduksi sehingga mempengaruhi kesuburan.
1. Rokok. Jika Anda berdua perokok, bisa-bisa peluang Anda jadi ayah dan bunda terbang bersama asap rokok. Karena puluhan zat berbahaya yang terkandung dalam rokok mengakibatkan:
Gerak sperma lambat, jumlahnya turun dan sebagian mati.
Risiko keguguran meningkat 64% bila suami isteri perokok atau salah satunya perokok.
Asam nikotin pada rokok mengikat hemoglobin sehingga fungsinya sebagai pembawa oksigen ke organ
vital menurun. Yang pasti, aneka zatracun ikut mengalir ke sistem reproduksi Anda.
Rokok bisa menghambat ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur ke saluran tuba).
Lendir leher rahim terpengaruh racun rokok sehingga menghalangi mampirnya sel sperma ke sel telur
2. Menyetir mobil atau Motor. Penelitian Dr. Michele De Rosa dari University of Naples Federico II
(Italia) mengungkap, oksida nitrogen, timah, oksida belerang, dan karbon monoksida yang terkandung dalam gas buangan kendaraan bermotor, bisa jadi biang keladi turunnya kualitas sel telur dan sperma. Kemacetan di jalan semakin memperlemah gerak sperma. Selain itu, suhu panas dari mesin kendaraan mempengaruhi daya tahan sperma. Itu sebabnya Dr.De Rosa mengklaim orang yang menghabiskan 6 jam atau lebih berkendaraan per hari, kesuburannya bisa terganggu.
3. Usia. Memasuki usia 35 tahun, tingkat kesuburan seorang perempuan sudah menurun sampai akhirnya masuk ke wilayah baru, yaitu menopause pad ausia 45-50 tahun. Menurut Dr. Gillian Lockwood dari Midland Fertility Service, Inggris, penurunan kesuburan tersebut disebabkan:
Berkurangnya jumlah sel telur setelah bertahun-tahun mengalami menstruasi.
Kualitas sel telur yang juga mengalami penurunan.
Sel telur perempuan usia 35 tahun sering ‘tidak siap’ dibuahi sperma.
4. Kafein. Kafein ada di dalam minuman membuat Anda selalu siaga. Anda juga tak ingin ketinggalan gaya hidup nongkrong di kafe dengan satu cup besar kopi. Padahal, kadar kafein tinggi dalam darah Anda dapat:
Menekan produksi hormone estrogen dan progesterone, sehingga menghambat terjadinya ovulasi.
Mengurangi kandungan darah dalam hormon prolaktin mengganggu siklus haid sehingga fertilisasi pun rendah.
5. Radiasi. Radiasi sangat berbahaya untuk setiap sel tubuh Anda. Penderita kanker yang menjalani penyinaran untuk membunuh sel-sel kanker merasa sangat tidak nyaman dengan radiasi ini, begitu juga bila Anda bekerja bekerja di lokasi yang mengandung radiasi tinggi, misalnya PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir), maka akan terserang rasa mual, muntah, atau pusing. Sampai saat ini tidak ada ambang batas radiasi yang aman, bahkan menurut 40 ilmuwan European Commission on Radiation Risk, dosis radiasi alfa yang rendah bisa jauh lebih berbahaya merusakkan sel. Dampak buruk radiasi teradap reproduksi:
Alkisah, di sebuah lahan pertanian ada dua ekor kuda. Dari kejauhan, kedua kuda itu tampak seperti kuda-kuda lainnya. Tetapi jika kita melihatnya lebih dekat, kita baru akan memperhatikan sesuatu yang sungguh menarik.
Salah satu kuda itu ternyata buta. Pemiliknya memilih untuk tidak mematikannya, tapi menyediakan baginya sebuah kandang yang nyaman dan aman untuk ditinggali. Satu hal itu saja sudah sangat menakjubkan.